
Indeks dolar berada di angka 98 pada hari Rabu(25/6), menghentikan penurunan yang menguji level terendah tiga tahun kemarin karena pasar terus menilai prospek kebijakan moneter Federal Reserve.
Dalam kesaksian pertamanya di hadapan Kongres, Ketua Powell mencatat bahwa latar belakang ekonomi yang tidak menentu mendorong anggota FOMC untuk menunggu kejelasan tentang kebijakan perdagangan sebelum berkomitmen pada jalur suku bunga tertentu.
Namun, Powell mencatat bahwa kurangnya tarif mendukung kelanjutan prospek disinflasi, mendukung pemotongan suku bunga jika Gedung Putih menahan diri untuk tidak memberlakukan kembali tarif pada batas waktu 9 Juli.
Sementara itu, kapal tanker minyak dan LNG terus berlayar di Selat Hormuz meskipun ada eskalasi singkat konflik antara Iran dan Israel, yang memicu penurunan harga energi dan memperbesar taruhan inflasi yang lebih rendah di dalam negeri.
Secara eksternal, data ekonomi terus mendukung pemotongan suku bunga oleh otoritas moneter G10, yang juga mencegah depresiasi lebih lanjut dari dolar AS. (zif)
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...